Film Nobody Loves Kay Ceritakan Perjalanan Kairi ONIC

Film Nobody Loves Kay mengisahkan perjalanan Kairi ONIC

berjudul Nobody Loves Kay mengisahkan perjalanan inspiratif Kairi, atlet kebanggaan ONIC, dari titik terendah menuju puncak kariernya. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Cult, Qun Films, Folago Pictures, dan ONIC, serta didistribusikan oleh .

Menurut produser Faisal Hibatullah, ide pembuatan film panjang ini muncul setelah suksesnya sebuah proyek iklan film pendek tentang Kairi yang mendapat respons positif dari publik. Ia mengungkapkan bahwa pemilik organisasi esport ONIC merasa tersentuh setelah menonton iklan tersebut, bahkan istrinya sampai menangis. Hal ini menjadi dorongan untuk mengembangkan cerita Kairi ke dalam format film panjang.

Keputusan untuk berkolaborasi dengan ONIC didasari oleh keinginan tim produksi untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Mereka berharap film ini dapat mengenalkan dunia perfilman kepada para gamer, sekaligus memperkenalkan esports dan inspirasi di baliknya kepada penonton yang lebih umum.

Salah satu tema sentral dalam film ini adalah latar belakang Kairi yang penuh inspirasi. Produser Zhafran Solichin menjelaskan bahwa timnya melakukan riset mendalam tentang masa lalu Kairi, yang ternyata pernah mengalami masa sulit sebagai pemulung di Filipina. Kairi mengumpulkan kaleng bekas untuk dijual demi memenuhi kebutuhannya bermain game. Kisah ini menunjukkan bahwa mimpi dapat terwujud dalam berbagai bentuk, dan profesi yang sering dianggap remeh bisa membawa seseorang pada kesuksesan jika ditekuni dengan sepenuh hati.

Film Nobody Loves Kay juga menjadi debut bagi sutradara Bernardus Raka dalam film panjang. Meski merasa gugup, ia sangat bersemangat dan merasa didukung oleh para produser serta pemain yang mendukungnya. Raka mengungkapkan, “Ini adalah film panjang pertamaku, dan proses syutingnya sangat menyenangkan, seperti bermain bersama teman setiap hari.”

Nick, salah satu produser, menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam produksi adalah menjaga keseimbangan antara visi idealis sutradara muda dan realitas di lapangan. Ia menekankan pentingnya menemukan solusi agar pesan yang ingin disampaikan Raka dapat diterima oleh penonton.

Meskipun berlatarkan dunia esports, film ini tidak hanya berfokus pada permainan. Nobody Loves Kay menggali tema yang lebih universal, seperti persahabatan dan keluarga. Film ini dibintangi oleh Bima Azriel sebagai pemeran utama, dengan dukungan dari aktor-aktor seperti Rey Bong, Aurora Ribero, Joshia Frederico, Ariyo Wahab, Melati Putri Rahel Sesilia, Basboi, Dewa Dayana, dan Anton E. Girgis. Rencananya, film ini akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *